Wibowo Laksono, S.Kom (وبو لكصن)

Menggandeng tangan, Membuka pikiran, Menyentuh hati, Membentuk masa depan, dan terus belajar menjadi Guru Profesional. "

author

Jangan ada keraguan untuk melakukan kebaikan di dunia

Leave a Comment


Mari kita simak kisah, suatu waktu seorang guru memerintahkan kepada muridnya untuk berkumpul di atas bukit yang kemudian memberikan pengarahan. “anak-anakku ada tugas untuk kalian hari ini, turunlah dari bukit  menuju sungai yang ada di bawah sana. Ketika kalian sudah sampai akan menemui 3 jenis batu yang berukuran kecil, sedang dan besar. Tapi, ingatlah satu hal yang mengambil batu akan menyesal dan yang tidak mengambil batu pun akan menyesal. Maka sekarang berangkatlah…”

Kemudian murid-murid itu menuruni bukit menuju sungai yang dimaksudkan oleh gurunya, ternyata terbagilah rombongan murid tadi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama memutuskan untuk tidak usah mengambil batu karena mereka beranggapan “buat apa mengambil batu, kan nanti nyesel-nyesel juga ujungnya. Nyapein amat !” kemudian yang kelompok kedua memutuskan untuk mengambil batu tapi yang kecil saja dengan asumsi “gak apa-apa deh ambil batu yang kecil aja, toh kalaupun menyesal paling dikit nyeselnya” akhirnya kedua kelompok murid tadi menaiki bukit lagi, berkumpulah di hadapan sang guru. Kemudaian sang guru memberikan intruksi “siapa yang memutuskan untuk mengambil batu ? silahkan maju ke depan, genggam batu yang sudah dibawa. Lalu pejamkan mata. Nah ternyata batu yang digengang tadi berubah menjadi bongkahan emas. Maka terbuktilah pernyataan sang guru bahwa “yang mengambil batu akan menyesal dan yang tidak mengambil batupun akan menyesal”

Hikmah: begitulah permisalan kehidupan dunia sobat, jika kita mengambil bagian kemanfaatan yang sedikit kita akan menyesal apalagi tidak mengambil kemanfaatan sedikitpun nyeselnya pake banget kan ya. So, mumpung masih muda yuk optimalkan diri untuk mengambil kemanfaatan sebanyak-banyaknya baik untuk diri sendiri, keluarga dan umat. Aamiin…
Read More

Tingkatkan Rasa Percaya dan Kepercayaan Diri Sebagai Guru

Leave a Comment

Salah satu modal menjadi guru yang kreatif dan profesional adalah rasa percaya dan sikap percaya diri. Keduanya mungkin bukan hal yang mudah, namun sangat ampuh bagi guru guru yang baru terjun atau bahkan guru yang sudah makan asam garam di dunia pendidikan. Jika seorang guru senang dengan dunia pendidikan yang ia geluti maka seperti bidang lainnya akan ada tantangan untuk diselesaikan. Biasanya tantangan yang ada adalah:
  • sikap sesama rekan guru yang kurang mendukung
  • sikap kepala sekolah yang belum bisa berperan sebagai pemimpin
  • sikap orang tua siswa atau masyarakat yang menyerahkan semua pendidikan anaknya ke sekolah dan guru.
  • fasilitas sekolah yang kurang memadai
  • cara belajar siswa yang lambat
  • sikap siswa yang tidak semangat dalam belajar
  • kompetensi guru yang kurang.

Daftar diatas akan makin banyak jika guru tidak belajar untuk percaya. Apa yang saya maksud disini dengan ‘rasa percaya’. Sebuah perasaan dimana seorang guru percaya bahwa sikap yang terbaik adalah dengan melakukan kinerja dengan sebaik-baiknya dan terus belajar. Bekerja sebaik-baiknya sebagai guru berarti, mau mencoba beragam metode pembelajaran, sabar dalam berproses serta menomor satukan siswa. Rasa percaya jika digabungkan dengan kinerja yang baik maka hasilnya akan dahsyat sekali. Teman sesama guru jadi mendukung, siswa senang belajar dengan anda sebagai gurunya, dan dukungan masyarakat akan mengalir dan lain sebagainya.
Salah satu modal guru punya rasa percaya adalah dengan kepercayaan diri. Kepercayaan diri akan berujung dengan kesuksesan jika diniatkan untuk berkontribusi yang terbaik bagi pendidikan. Apalagi jika seorang guru tidak patah semangat saat pembelajarannya kurang begitu berhasil di dalam kelas, ia langsung berefleksi dan menghindari untuk menyalahkan faktor lain diluar dirinya. Jika secara konstan terus menerus dilakukan maka akan terjadi peningkatan kinerja yang signifikan. Guru akan menjelma jadi guru yang kreatif dan profesional.

Sumber : https://gurukreatif.wordpress.com/2017/07/06/rasa-percaya-dan-kepercayaan-diri-adalah-dua-modal-menjadi-guru-profesional/

Read More

Rizqi Bukanlah Angka Yang Tertulis Sebagai Gaji

Leave a Comment

Di antara makna rizqi adalah segala yang keluar masuk bagi diri dengan anugrah manfaat sejati. Nikmat adalah rasa yang terindra dari sifat maslahatnya. Kasur yang empuk dapat dibeli, tapi tidur yang nyenyak adalah rizqi. Ia dapat saja terkarunia di alas koran yang lusuh, dan bukan di ranjang kencana yang teduh. Hidangan yang mahal dapat dipesan, tetapi lezatnya makan adalah rizqi. Ia dapat saja terkarunia di wadah daun pisang bersahaja, bukan di piring emas dan gelas berhias permata.

Atau bahkan, ada yang memandang seseorang tampak kaya raya, tapi sebenarnya Allah telah mulai membatasi rizqinya.

Ada yang bergaji 100 juta rupiah setiap bulannya, tapi tentu rizqinya tak sebanyak itu. Sebab ketika hendak meminum yang segar manis dan mengudap yang kue yang legit, segera dikatakan padanya, “Awas Pak, kadar gulanya!” Ketika hendak menikmati hidangan gurih dengan santan mlekoh dan dedagingan yang lembut, cepat-cepat diingatkan akannya, “Awas Pak, kolesterolnya!” Hatta ketika sup terasa hambar dan garam terlihat begitu menggoda, bergegaslah ada yang menegurnya, “Awas Pak, tekanan darahnya!”

Rasa nikmat itu telah dikurangi.

Lagi-lagi, ini soal rasa. Dan uang yang dia himpunkan dari kerja kerasnya, amat banyak angka nol di belakang bilangan utama, disimpan rapi di Bank yang sangat menjaga rahasia, jika dia mati esok pagi, jadi rizqi siapakah kiranya? Apa yang kita dapat dari kerja tangan kita sendiri dan kita genggam erat hari ini, amat mungkin bukan hak kita. Seperti hartawan yang mati meninggalkan simpanan bertimbun. Mungkin itu mengalir ke ahli warisnya, atau bahkan musuhnya. Allah tak kekurangan cara untuk mengantar apa yang telah ditetapkanNya pada siapa yang dikehendakiNya
Aku tahu, rizqiku takkan diambil orang, karenanya hatiku tenang..
Aku tahu, ‘amalku takkan dikerjakan orang, karenanya kusibuk berjuang..
-Hasan Al Bashri-

Dinukil dari : https://salimafillah.com/rizqi-kita-soal-rasa/
Read More

Semangat Kerja Sama dan Berbagi Dari UNBK

4 comments
Era digital di dunia pendidikan juga merasuk dalam ujian nasional di SMP dan SMA/SMK sederajat tiga tahun terakhir. Daerah dipacu untuk meningkatkan jumlah sekolah yang ikut ujian nasional secara digital alias ujian nasional berbasis komputer.


Keterbatasan pun diatasi dengan semangat berbagi bersama.
Di tengah ambisi dunia pendidikan Indonesia diwarnai kemajuan teknologi, sebagian siswa dan sekolah pontang-panting dalam keterbatasan. Menumpang dan bergantian akibat keterbatasan infrastruktur masih jadi kendala utama.


Perjuangan panitia sekolahpun luar biasa dimulai dari persiapan ruang, instalasi aplikasi client, sinkronisasi server ujian yang sangat melelahkan.


Satu hal yang paling menyenangkan dari UNBK adalah keakraban dan semangat persahabatan untuk menyukseskan UNBK.


Terimakasih Panitia dan teman-teman proktor teknisi SMKN 5 Banjarmasin. Sukses dan selalu berbahagia untuk kita semua.





Read More

Habis Ujian Nasional, enaknya ngapain ?

Leave a Comment
Sebelum kamu membaca lebih jauh, saya harus bilang : jangan berlebihan bersenang-senang karena UN sudah terlewati.


Masih ada tahap selanjutnya yang harus kamu lalui.mau lulus sekolah, terus bingung habis lulus mau ngapain, mau kerja dimana, mau kuliah juga dimana. Ok?

Allright! Saya dulu waktu lulusan sekolah juga menghadapi dilema yang sama :
Habis ini ngapain? Sayanggak menyebutkan itu masalah, saya lebih suka memakai kata tantangan.

Karena itu adalah masa-masa yang memang perlu dilewati, membuat sebuah keputusan hidup. Apa yang harus dilakukan setelahUjian Nasional?
Mau liburan, mau main games, mau kerja,mau buka usaha, mau lanjut kuliah, mau menikah muda, it's oke..

Mari kita diskusikan satu per satu :

1) Nge game sepuasnya

Buat kamu yang sangat maniak sama games, ini adalah waktu yang tepat untuk melampiaskan rasa kangen kamu dengan games. Berbulan-bulan dilarang bermain games oleh orangtua, tentu bikin kamu kangen berat dengan games yang kamu sukai.

2) Liburan

Ini adalah hal yang paling banyak dilakukan oleh anak-anak SMA yang baru saja selesai UN.Walaupun belum ada pengumuman, tetapi, setelah melewati ujian kelulusan sekolah itu, buat kamu, seperti MERDEKA. Jika sebelum UN, orangtua kamu membatasinonton TV, melarang kamu buka social media, maka setelah UN hal itu bebas kamu lakukan.

 Kamu bebas mau melakukan apa saja, terutama hal-hal yang berkaitan dengan refresh pikiran, setelah berbulan-bulan melakukan persiapan menghadapi UN. Liburan bersama teman-teman sekolah kamu ke tempat wisata adalah pilihan yang nggakbisakamu tolak.

3) Cari kerja sampingan

Mencari pekerjaan sampingan bisa jadi pilihan menarik untuk dilakukan seusai UN. Selain bisa merefresh otak dari kegiatan belajar, dengan punya pekerjaan sampingan,kamuakan memiliki penghasilan tambahan serta pengalaman.
Memiliki pekerjaan sampingan seperti misalnya : menjadi penulis artikel di beberapa media online buat kamu yang suka nulis. Menjadi shop keeper di toko dekat sekolah kamu. Menjadi pelayan di café atau restoran yang ada di kota kamu. Dengan memiliki pekerjaan, kamuakan mendapatkan income yang lumayan, lho.

4) Nikah Muda JOSSS GANDOOSSS...

Ini orang otak kanan! Pemberani! Bertahun-tahun pacaran sejak kelas 1 SMA, setelah UN selesai, waktunya meresmikan hubungan.Jika sudah berani nikah muda, berarti sudah berani ambil resiko dan berani bertanggungjawab.Hehe, berani?

Yang sangat disayangkan adalah, setelah sorak-sorak melewati Ujian Nasional, terus kamu bingung mau kuliah dimana.Bingung disini bukan bingung karena nggak adanya kampus yang mau menerima, tapi bingung dalam memilih jurusan kuliah itu sendiri.

Biasanya, orientasi siswa kalo memilih jurusan adalah sesuai dengan prospek kerjanya.

Padahal, setiap jurusan kuliah memiliki prospek kerja yang sama-sama bagus.Banyak juga sarjana yang pekerjaannya nggak sesuai dengan bidang waktu kuliah.

Sumber : http://www.kompasiana.com/rizqiakbr/habis-un-terus-ngapain_5535afe46ea8344f21da42d7

Read More